Paradigma dan Perspektif dalam Teori Komunikasi
Pengertian Teori
Teori adalah abstraksi dari realitas. Teori terdiri dari sekumpulan prinsip dan definisi yang secara konseptual mengorganisasikan aspek-aspek dunia empiris secara sistematis. Sedangkan Llittle John and Foss (2005: 4) mengatakan “ A Theory is a system of thought, a way of looking”. Jadi dapat disimpulkan teori merupakan konseptualisasi mengenai aspek dunia empirik tentang suatu fenomena, peristiwa atau gejala yang telah tersusun secara sistematis dengan penjelasan yang logis.
Didalam dunia akademisi teori dijadikan alat berpikir untuk mempelajari peristiwa-peristiwa atau gejala-gejala yang ada disekitar. Peristiwa atau gejala tersebut disebut dengan data atau fakta.
Dalam proses pembuatan teori, Little John dan Foss (2005) memberikan gambaran sederhana yang mencakup tiga hal sebagai berikut:
1. Mengembangkan pertanyaan. Misal: ketika kita menemukan suatu fenomena , pastinya kita akan menanyakan fenomena apa ini?
2. Pengamatan. Misal: setelah kita meemukan suatu fenomena, tentunya tidak berhenti sekedar menanyakan fenomena apa ? tetapi juga harus mengamati dan bertujuan mencari mengapa fenomena itu terjadi?
3. Mengkonstruksi jawaban. Biasanya jawaban dari setiap pertanyaan disusun secara sistematis dan logis. Tahapan inilah yang disebut menyusun teori.